jelajah, log

Lorong waktu amurwabhumi

Rasanya ingin memutar waktu. Maksudku, katakanlah pada masa depan yang dekat. Manusia berhasil mencetak kesadarannya, DNA dan genoctome nya, pada sebuah wadah. Dan entah bagaimana caranya berhasil menemukan cara mengirimkan ke masa lalu yang jauh ataupun dekat. Wadah manusia ini kemudian didecipher dan dirangkai ulang menjadi manusia utuh, dengan bantuan sebuah alat yang entah bagaimanapun caranya, berhasil melakukannya. Manusia itu adalah aku. Kemana aku akan pergi?

Masa lalu yang jauh. Aku akan ke wetaning kawi, bagian timur gunung Kawi. Daerah Malang kuno. Waktunya? Kira-kira tahun 1100 Masehi. Jika memakai penanggalan masyarakat saat itu, jadi 1023 caka. Ada apa disekitar tahun itu dan mengapa aku tertarik?

Adalah seorang tokoh besar yang hidup pada masa itu. Berita yang sampai ke kita pada masa kini tidaklah cukup. Masa hidupnya tertutup kabut. Bukti-bukti tidak saling menguatkan, namun ada satu kesamaan. Dialah Sri Rangga Rajasa Amurwabhumi. Bukti inskripsi dan naskah sastra kuno sepakat, abhisekhanama nya adalah demikian. Tidak ada keraguan. Namun asal usulnya begitu misterius. Benarkah dia keturunan dewa Brahma? Benarkah dia jelmaan Batara Guru? Benarkah dia raja rampok dan pemerkosa, sebelum menjadi maharaja?

Mengapa Sang Amurwabhumi begitu penting? Dia menurunkan raja-raja Jawa. Sejak Singasari hingga Majapahit. Wangsa Rajasa bertahan selama 250 tahun. Dipuja dan dicinta rakyat. Kelak, orang-orang masa sesudahnya selalu menahbiskan diri kepadanya. Sejak pajang, Demak, Mataram, sampai kesultanan Ngayogyakarta. Tokoh ini begitu penting walau cukup misterius. Karena entah kenapa legitimasi raja Jawa selalu berpulang kepadanya.

Aku ingin ke masa itu, melihatnya, mencarinya. Benarkah ia melihat blessing dari selangkangan Kendedes? Benarkah dia seorang biasa, ataukah seorang anak haram dari seorang berkuasa? Bagaimana caranya menjadikan wilayah setara kecamatan pada masa ini, menjadi sebuah kerajaan besar yang bertahan lama? Bagaimana caranya berperang menghadapi Kadiri?

Bagiku, Jawa kuno terutama sejak kepindahan pusat pemerintahan dari Jawa tengah ke Jawa timur oleh Raja Balitung, adalah topik yang teramat seksi. Bagaimana seorang Sapiens dengan keadaan alam yang masih keras, bisa menjaga eksistensinya dan memperluasnya. Menjaganya bergenerasi, hingga Sapiens lain tercerahkan olehnya?

Dimanakah kuburnya, dimanakah letak pendharmaannya? Sayang sekali bukti yang sampai pada kita, yang memuat rinci kehidupannya, hanya ada pada satu buku, Pararaton atau book of Kings. Dan sialnya, keterangan pada buku itu tak terdapat pada buku lainnya. Cenderung mistis dan hiperbola. Namun luar biasa detil mengenai tempat dan nama-nama nya.

Ah, aku ingin ke masa itu, menjadi saksi sejarah langsung

Iklan
jelajah, LifE

yang murah di Kota Malang

Banyak sih yang bilang kalau di jogja yang notabene kota pelajar itu harga makanan sangat terjangkau. benarkah? ya dan tidak. beberapa kali saya ke jogja, karena banyak saudara disana. harga makanannya menurut saya tidaklah murah. mungkin memang ada yg miring banget, tapi itu benar-benar harus mubeng kemana-mana hehe. mungkin karena jogja juga merupakan destinasi wisata andalan, jadi harus pinter-pinter pilih tempat makan. kalau kita memang pandai mencari warung atau angkringan murah, pasti dapat.

Hal yang sama berlaku juga di Malang. kalau kamu tidak tahu tempat makan yang enak lagi murah, ya pasti kamu punya anggapan kalau makan di Malang itu mahal. ini tidak salah, karena banyak juga pedagang kegelapan yang seenaknya pasang harga tinggi begitu yang beli dilihat pakaiannya necis, bahasanya beda, dan rupanya bersih. kelakuan buruk di Malang.

jadi kali ini saya akan berbagi berbagai macam tempat makan yang enak dan murahnya miring, di Malang.

  1. Mie Mek. Mie mek secara kasar bisa diartikan sebagai mie pangsit. kenapa namanya mie mek? mek=cuma (bahasa malangan). jadi mie mek, mie cuma. cuma apa? cuma 2500! dulunya malah 2000. semangkok mie pangsit cukuplah buat menunda lapar. awalnya mie mek cuma ada di belakang pasar besar dan di comboran. sekarang udah menyebar, macam franchise saja. rasanya? enaaak! apalagi tambah pentol cuma 500 rupiah. langganan bapak-bapak angkot dan becak, serta ibu2 yang habis shopping di pasar. rekomended!
  2. bacem klojen. bukanya sore sampe malam. dulu nasi bacem tempe lengkap dengan lalapan harganya 3000 aja. sekarang? mungkin 5000. lalapan ayam bacem 7000. rame kalau malam malam. coba lihat di perempatan yang dekat stasiun. di sukun juga ada, dekat lampu merah sukun. rasa gurih, lembut. rekomended!
  3. pecel. biasanya pagi-pagi banyak yg jual pecel di seputaran jalan-jalan utama kota Malang. harga pecel biasanya seporsi 5000 aja. jangan lupa, sebelum beli tanya dulu harganya. kalo ga, habis makan bisa-bisa jadi 15.000, hehe.

apa lagi ya? nanti kalau ada saya update lah. over and out.

jelajah, log

Tanjung Ringgit, biarkan tetap seperti ini~

Tanjung Ringgit adalah sebuah spot paling tenggara di Pulau Lombok, dengan view Samudra Indonesia dan Pulau Sumbawa. Oke, kali ini sesuai janji saya di facebook, saya mau reportase jelajah kali ini. Tanggal 30 Juli 2011, saya memutuskan untuk jelajah ke Tanjung Ringgit.
Oke, sebelum saya mulai, lihat dulu gambar berikut ini (dijamin mupeng)

pasirnya pink
pantai tangsi, tanjung ringgit. pasirnya pink
pantai tangsi. enak buat snorkling
view dari bukit di pantai tangsi

Tanjung Ringgit. Kata ini mungkin asing bagi sebagian wisatawan yang pernah ke Lombok. Yah, tempat ini memang bukan destinasi andalan. Tapi itulah tempat menariknya. Perpaduan alamnya yang masih asri dan penduduk setempat yang masih sederhana, dipadu dengan medan yang berat membuat tempat ini kurang mendapat perhatian. Tapi sesuai dengan medannya yang tergolong buruk, tempat ini menyimpan surga tersembunyi. Sepi dan masih asri. Ulah tangan manusia belum memberi dampak yang terlalu signifikan. Apalagi ulah kekuatan ekonomi (semoga saja tidak). Baca lebih lanjut