Uncategorized

Tembok

Tembok itu berdiri megah;
Kokoh, kuat berbatu karang
Tiang pancangnya didirikan;
Kuat, untuk dipercaya
Menahan berbagai badai
Didalamnya tinggal manusia manusia pikun
Pelupa dan penakut
Sekaligus sombong
Katanya,
Tembok ini akan menahan kita sampai kiamat!
Tapi tak perlu menunggu sampai kiamat
Tembok itu runtuh malam itu juga
Karena yang jaga lupa
Diperdaya angin badai dan kawan kawan
Paginya tembok dibikin lagi
Tetap kuat, kokoh seperti adanya
Tapi manusia memang sifat azalinya;
Pelupa dan pikun
Lumpuh dan buta hatinya
Maka malamnya tembok runtuh lagi

Begitulah, kawanku, perihal tembok tinggi, kuat dan gagah
Yang hancur dimalam harinya
Dan diperbarui pagi harinya
Terus begitu setiap hari…

Semoga saja tidak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s