LifE, log, Uncategorized

workspace

IMG_2026

Setiap orang punya definisi masing-masing tentang tempat kerja yang nyaman. Saya sendiri? sangat tergantung, bahkan kadang tanpa konsep sama sekali. atau bisa juga konsepnya sangat sederhana: sebuah meja, sebuah kursi, sebuah alat kerja, dan beragam kertas dengan berbagai tulisan yang menandakan itu hal yang penting. tidak ada yang spesial sesungguhnya.

tapi yang paling menarik adalah konsep kerja itu sendiri. mengapa harus bekerja, ketimbang, katakanlah, berdiam diri saja sambil tidur dan membaca sastra lama? mazhab utilitarian melihat bahwa bekerja adalah manifestasi tertinggi dari usaha aktualisasi diri manusia yang ingin beermanfaat. terlihat bahwa lagi-lagi maknanya mengerucut kedalam sebuah kata saja, manfaat. bekerja juga sesuatu yang sedari purba dipuji, masuk beragam kitab suci, dan kadang tempat kebanyakan orang menghabiskan 2/3 hidupnya.

karena sesungguhnya segala sesuatu didunia ini diperoleh dengan bertukar. barter. kamu menukar ijazah dengan pekerjaan, menukar nilai SMA untuk bisa belajar di perguruan tinggi. menukar skripsi atau tugas akhir dengan ijazah. menukar cincin untuk mempelai, menukar sejumlah uang untuk sebuah pekerjaan penting, dan menukar tenaga untuk lembar-lembar bernilai. bahkan juga menukar perbuatan baik dengan balasan sesudah kematian.

jadi sebenarnya saja, sederhananya, tak penting segala atribut pekerjaan itu. terlepas dari kedudukan pekerjaan yang satu dengan yang lain. karena intinya adalah, apakah selama ini kita melakukan pertukaran yang adil?

Satu pemikiran pada “workspace

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s