Uncategorized

langkah menepi

malam kemarin aku tak bisa tidur
untuk alasan yang ribuan malam lalu berhasil kudapat;
mengapa aku disini?
tumpukan buku berbicara lebih sedikit daripada ringkih jangkrik dan angin dari pohon randu
diseberang jalan
dan mimpi aneh yang menggabungkan kau dan dia, ditempat itu dengan manuver tak bersahabat
semakin membuat pagi menjadi getaran aneh lagi ajaib untuk dilalui

perjalanan ini menjadi semakin melelahkan
dan rentang kaki menjadi semakin pendek jangkaunya
maukah kau kuberitahu sesuatu?
terasa mudah untuk melupakan hal-hal, namun kenyataannya hal-hal tidak pernah benar-benar hilang
dan rasa malu datang bagai hantu
tak mau pergi bagai hama
mengisi kosong dengan ketakutan yang sulit diterima nalar

oh, langkahku goyah
oh, langkahku lemah
aku tak ingat tali dan cahaya
aku buta aksara dan kabut jadi kawan

nama tempat ini adalah lembah
atau jurang dan ngarai
ditelikung waktu
tempat mereka yang larut dan lupa
tempat mereka yang kalah
dikebiri hidup dan omongan tetangga
menjalani beban dan ketakutan
seperti sarapan dan makan siang
camilan dan makan malam

mari larut saja denganku!
dan ikuti omongan mereka!
angkat beban sebanyak-banyaknya
karena kau akan jatuh dan ditertawakan
ambil!

mari menepi
menunggu mesiah dan avatar baru
dalam wujud ratu adil, mahdi, atau prema
dan tidak melakukan apa-apa
tertinggal
kalah
terlupa
hilang

menepilah
menepilah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s