puisi

nisan

nisan itu ada banyak
ada yang putih
coklat; kejeng; beratap bahkan istana
didalamnya semua sama

ayah, kakek, dan ayahnya kakek, serta kakeknya kakek
semua tinggal tulang
dan tulang ada kalanya diangkat lagi
dibakar atau bahkan dijadikan jimat
dan dijadikan bantal

nisan ada jadi penanda
ada jasad disini!
jangan lupa mati!
semua pasti mati!
kualat menginjak kami!

tapi ditempatku, suketi santai saja,
main catur diatas kubur
ngaswi lebih hebat, minum ciu campur arbanat
diatas nisan haji samat

endang, wanita gila diperempatan
kuat nyalinya, tiap malam tidur diatas kubur
yang paling gila adalah amsir
karena diputus pacarnya depan kubur pahlawan
sekarang dia jadi gila, jadi penghuni kubur

kuburan
tempat kita semua berakhir
kadang
tempat sebagian orang menghabiskan hidup mereka

pakis, malang, 08/14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s