puisi

lalu hujan

hujan hujan
deras deras
jejak langkah
menggigil sajalah

amuk amuk
petir petir
rimba raya
tertawa sajalah

pasir pasir
kaki kaki
bisikan itu;
adakan saja

keras kera
nafas nafas
perut lapar
dingin pergi saja

larut larut
engkau engkau
letih;
beristirahatlah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s