Uncategorized

apa guna kenangan?

kalau kamu punya sesuatu yang tak terlupakan (apapun itu), itulah yang namanya kenangan. apakah itu sesuatu yang baik atau buruk, yang diingat ataupun yang dilupa. cinta pertama, pengalaman pertama, kalah, menang, suka, duka, cita, rasa, cinta, kesal, semangat, bersedih, terjatuh, terbang, diatas, duduk, berbaring, sayang, ramah, senyum, semuanya yang kau ingat pada saat itu.
saat itu kamu tahu kalau dunia berhenti berputar hanya untukmu, berhenti berlari hanya untuk mencatat peristiwamu di kantung-kantung semesta ultraluas. senyummu sangat masif, tak lekang waktu saat itu, tak terkalahkan walaupun seisi dunia juga tersenyum.
jelasnya, kau adalah pemenang dari ronde dari bertrilyun-trilyun ronde kehidupan. rasanya puas bagaikan langit yang ditinggikan tanpa tiang.

tapi hal yang sama juga berlaku bagi kenangan yang tak enak. dunia juga berhenti berlari dihadapanmu, namun untuk menghinamu. seluruh dunia tertawa tanpa sebab, dan tiba-tiba dadamu sesak karena udarapun tertawa. kasihan! dan saat itu semesta mencatat kejadianmu sambil memegang perutnya, tertawa terbahak-bahak melihat alangkah bodohnya dirimu.

nah… lalu, apa guna kenangan? pernah melihat orang yang jatuh cinta dan sering tersenyum tanpa jadwal? itulah guna kenangan. gunanya seperti buku sejarah. ah, bukan… seperti dosen sejarah tepatnya. seperti juru cerita versi diri sendiri yang mengatakan hal-hal bagus (dan kau tersenyum). seperti tombol emoticon dilayar silau. seperti bunga matahari, seperti lambang “:” dan “)”. gunanya sebagai penepuk bahu bahwa kau “pernah baik-baik saja, jadi jangan terlalu risau masa kini”.
kenangan yang tidak enak juga begitu, namun kadang dia bermata dua. kadang dia menusukmu dari belakang, meninggalkan luka dalam menganga; jurang yang membatasi kita untuk beranjak. tapi dia juga disebut dengan “pecutan semangat”, karena juga banyak manusia manusia tercerahkan yang berasal dari kenangan jelek, bangkit dan kuat karenanya.

oke, cobalah mengingat satu kenangan, yang simpel saja. mungkin cinta pertamamu (tak peduli itu cinta monyet atau cinta lutung). lalu ingat setiap detik didalamnya, rasakan hawa yang menyertainya lalu. bernafaslah seperti saat itu, bahkan ingat apa yang kau lakukan saat itu. hal itu adalah mesin waktu tanpa anomali waktu karena kau memprogramnya dengan sangat baik! selamat datang dimasa lalu, dimana sebagian orang ingin tetap tinggal, dan sebagian lain ingin segera pergi. nikmatilah setiap detik didalamnya sambil tersenyum, dan teruslah menghirup candu gaek itu sampai semaput.

keluarlah dari mesin waktumu sendiri, angkatlah kepalamu. selamat karena aku baru mengajarimu menjelajah waktu melalui kenangan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s