Uncategorized

suatu malam aku di terminal

ada bapak-bapak sibuk ngerokok
tebal asapnya, air mukanya layu,
mungkin dia baru cerai sama istrinya
yang dinikahi setelah lulus sma

ada dua pengamen, laki perempuan
menghitung receh,
senyum sumringah, malam ini nasi dingin menunggu di rumah,
yang bertembok kardus

ada juga penjaja tahu petis, telur puyuh, kacang goreng, minyak angin
antri nunggu bis larut
jualannya ndak habis sejak 3 hari yang lalu
punggung linu, ngantuk, utang numpuk

ada juga backpacker
air mukanya riang
ndak tau,

kalau kiri kanannya banyak masalah
kalau dia baru sampai di nadi masyarakat biasa

butuh lebih dari kata untuk suara yang berarti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s