LifE

hidup ideal

seperti apa hidup ideal itu? saya rasa kita semua punya ciri hidup ideal. dan saya yakin kriteria “ideal” bagi kita itu pasti berbeda-beda. ada yang menekankan pada keluarga, spiritual, sosial, dan sebagainya. saya hanya ingin berbagi bagaimana “hidup ideal” menurut saya.

  • hidup ideal berarti kita menguasai semua lini dalam hidup kita. banyak yang bilang tidak mungkin karena begitu banyak lini dalam hidup. ini benar. dan saya mengakalinya dengan membagi beberapa lini itu kedalam pos-pos besar yang saya sebut empat (4) sudut. sudut-sudut itu adalah : kuliah (akademis), spiritual (moral, iman), bisnis (kemandirian, ekonomi), dan sosial. memang lini-lini ini hanya saya tujukan untuk berlaku pada tahun-tahun sekarang selama saya menempuh pendidikan. dan setidaknya ketika keadaan berubah lagi saya harus mendefinisi ulang lini ini. saya tidak ingin satu lini berada selangkah didepan lini yang lain. oke, perbedaan mungkin ada, tapi ingin saya minimalisir.
  • hidup ideal berarti tidak berada di “kiri” ataupun di “kanan”. dalam Islam saya diajari untuk menjadi ummat yang ditengah, ummatan wasathan. namun saya akui kalau kecenderungan saya berada dalam ranah konservatif untuk masalah-masalah agama, karena saya percaya akan konsep penyelamatan. ini ada hubungannya dengan masa kecil saya (tidak usah saya ceritakan ya?) berada ditengah-tengah bukan berarti kita opurtunis dan munafik. berada ditengah berarti kita menyeimbangkan hidup kita untuk tidak mengambil kesimpulan dengan pendekatan otot, atau mengambil kesimpulan dengan pendekatan total rasio. saya percaya ada hal-hal yang tetap dibiarkan menjadi misteri. that’s how the universe’s works.
  • hidup ideal berarti punya prinsip. saya pernah merasakan hidup tanpa prinsip. datar, kosong, dan hampa. saya akan membawanya kembali ke panji-panji tertinggi dari apa yang telah saya tahbiskan pada malam-malam bintang cerah. pergaulan di kota besar membuat saya sadar kalau ternyata berjalan dengan prinsip itu akan sulit, karena akan ada banyak cobaan. namun berjalan tanpa prinsip hanya akan membuat kita makin jauh dari tujuan awal kita. hidup seperti tidak hidup.
  • hidup ideal berarti menulis semua keinginanmu dibuku mimpi, lantas merealisasikannya. benar-benar ideal menurut saya. hidup yang bukan hanya menunggu gajian, hidup yang bukan hanya menunggu uang bulanan, hidup yang bukan hanya untuk berkencan. saya ingin hidup saya berharga karena hidup saya memang berharga!
  • hidup ideal adalah memberikan manfaat bagi yang lain. ini saya rasa jelas. anda belum hidup jika belum memberikan manfaat bagi orang lain. mazhab utilitarian kata orang Eropa. minimal mungkin, buatlah orang lain menghargai anda dan buatlah diri anda penting, sehingga ketidakhadiran anda adalah kekurangan dihati mereka.

yah, itu sedikit dari saya. hidup ideal. saya sendiri masih mencari. dan saya rasa daftarnya akan sangat-sangat panjang jika saya menemukan makna baru dalam hidup saya.

Satu pemikiran pada “hidup ideal

  1. buatlah mereka merasa ketidak hadiran kita menjadi kehilangan buat mereka, memang hidup ideal menurut sy, tp bicara tdk semudah mengaktualisasikan hal trsebut..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s