LifE

tiba-tiba saja

saya terkejut. simpang ini rasanya sudah pernah dilewati. mengapa muncul lagi adalah pertanyaan besar yang membutuhkan banyak waktu untuk menjawabnya. lalu saya mencoba membuat arketipe tentang segalanya. semacam maket tentang kehidupan saya yang tentukan akan mempermudah jika nanti terjadi lagi turbulensi seperti yang sudah-sudah. ini adalah sebuah formula yang hanya bisa diaplikasikan kepada diri saya sendiri. seperti rumus tentang “apa yang harus saya lakukan jika…”

tapi kawan, membuat model seperti itu bukan pekerjaan mudah. karena sifat progresif manusia yang tidak ingin tertinggal, model tadi pastilah akan usang suatu saat nanti. dan antitesis dari tesis pertama adalah ” nagapain kita buat model yang nantinya toh akan kita tinggalkan?” nah, bagaimana kita menyikapi ini?

saya pernah dihadapkan pada beberapa mindset samasekali bertolak belakang. yang pertama adalah rencana. hidup adalah rencana. dan karena hidup adalah rencana, maka buatlah rencana agar kita bisa merencanakan segala hal kedepannya. sekilas tampak sangat masuk akal dan sedikit surgawi. membuat rencana kadang seperti candu: memikirkannya membuat kita melayang. belum lagi visual mental yang akan dipanggil oleh otak menjadi visual fisik. rencana adalah mindset powerful pertama yang saya miliki (dan terkadang berhasil dalam beberapa kali operasi).

lalu masalah muncul. penyebabnya sepele: rencana yang kita buat tidak berjalan sesuai rencana. tangan surgawi merangsek masuk dalam buku takdir yang kita tulis sendiri. saya pernah mengalaminya. dan yang saya rasakan adalah sesak. seakan tidak ada lagi oksigen yang sudi masuk ke dalam paru-paru saya. nah, pada saat ini muncul mindset kedua. “do what you want”. kerjakan hal yang kamu inginkan. spontanitas. jangan berencana. ini akan menghalangimu untuk terjatuh keras dari langit rencana yang kau bangun. nah, yang kedua ini juga masuk akal…

bersambung kawan, aku ada urusan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s