puisi

mau bagaimanapun, kamu nggak pernah sendiri

mau kamu didalam hutan
atau terkurung di alcatraz
atau diasingkan ke planet lain
bahkan diculik Maria Ostrich dan dibawanya kau ke Aldebaran

tak peduli
kamu nggak pernah sendiri

bukan
bukan karena aku lebay
dan berkata “aku selalu ada untukmu”
basi

bukan juga karena tipuan lidah
karena ada yang berkata lucu
“kukirimkan malaikat kecil untukmu”
lebih basi

bodoh
aku baru menyadarinya
sebelum push-up ke 50
dan arm plank yang tak kunjung membaik catatan waktunya

relatif
sendiri itu relatif

dan daripada kita mengumpat tidak jelas di facebook
mengumpat diri sendiri dengan ocehan basi
tentang “takdir kesendirian”, atau “lahir dinaungan bintang kesialan”
walaupun belum tentu juga ada bintang kesialan
lebih baik kita keluar
melihat dunia

ah, ternyata tetangga sebelah memelihara tuyul
atau tentang kepala lingkungan yang ternyata memiliki hubungan dengan alien
atau tentang dosen Sejarah Asia Selatan yang ternyata nyambi kerja jadi Petrus (penembak misterius)

atau tentang anak lugu dengan rambut kusut
yang ternyata seorang pecundang
mampu bermimpi dalam mimpi
lalu keluar mencari dunia
mengangkat kaki, mengangkangi tiap bukit

aku tahu siapa dia

2 pemikiran pada “mau bagaimanapun, kamu nggak pernah sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s