LifE, Original bRAIN

Dibalik merebaknya pesan berantai via SMS

Belakangan kita mungkin sering mendapatkan SMS dari seorang teman atau kerabat yang isinya bermacam-macam. Namun intinya satu, “kirimkan pesan ini ke ba bla bla teman anda. Jika tidak maka anda akan sial dan sebagainya”. Bagaimana kita menyikapinya?

Beberapa minggu lalu seorang teman mengirimkan saya sebuah pesan singkat (SMS) yang isinya kurang lebih seperti ini : “dari mama lauren. 90% siswa SMA tahun ini akan lulus (amin). Sebarkan sms ini ke 15 tmen kamu atau kamu akan menjadi 10% yang tidak lulus. Jangan diremehkan!”. Lalu ada juga SMS seperti ini : “ini dari nomor anak-anak indonesia. Jika kamu tidak mem-forward pesan ini maka kamu tidak lulus. Dont send back. Pernah terjadi”…. melihat sms itu saya langsung mau ngakak n agak emosi. Why?
1. nggak logis.
Sangat tidak masuk akal. Apakah anda mengira dengan mengirimkan sms ke teman-teman anda, lantas anda bisa dipastikan lulus?? (sesuai dengan ramalan dukun tua itu-mama lauren-) trus anda tinggal menunggu “jawaban” entah dari mana??. Kemudian bagi yang tidak memforwardnya (termasuk saya), apakah itu berarti saya bisa dipastikan tidak lulus?? Bagaimana kalau saya tidak ada pulsa?? Bagaimana dengan orang yang –mungkin– jenius superior yang statistik kelulusannya 99,99% yang tidak ingin memforwardnya??.
Jangan mudah percaya. Lagipula dilihat dari segi manapun, sms ini hanya membuang-buang pulsa. Mau tau saran saya?? Kirim balik orang yang ngirimin kamu sms itu dan tulis “dari papa lauren. Ternyata mama lauren tadi lagi ngigo. Cz td pelanggannya banyak banget. Jgn di hiraukan apa katax yach..”.. hehe… wanna try?

2. sarana perotokkan akidah
Bagi anda yang Muslim. Hati-hati. Jangan mudah percaya dengan hal-hal begini. Dilihat dari segi manapun ini adalah salah satu bentuk kemusyrikan. Makanya saya agak emosi waktu dikirimi kayak ginian. Ditambah lagi yang ngirim itu kebetulan Muslim. Apakah anda mengira bahwa sms itu sumber pembawa sial?. Astaghfirullah… apa-apaan ini?. Pokoknya sayangilah akidah anda. Jangan melakukan hal-hal yang merusak kemurniannya. Jangan mudah termakan “propaganda” setan. Hal terbaik yang anda lakukan jika menerima pesan bernada syirik kayak gini adalah : langsung hapus dan semprot yang ngirim dengan nasihat-nasihat bijak…

3. boros
Jika satu kali ngirim sms adalah Rp100,- maka kalau disuruh kirim ke 15 orang berarti habis Rp1500,-. Bagi yang kaya mungkin nggak ngaruh ya, tapi bagi yang kere (udah gitu, bego lagi) bagaimana?? Ya jelas… pemerasan!!. Saya nggak akan menghabiskan pulsa untuk hal-hal kayak gini..

Banyak lagi contoh-contoh pesan berantai. Misalnya anda disuruh forward sms ke 10 orang, biar anda langsung dapet 50.000. katanya operatornya lagi jebol, jadi gampang di exploit. Tapi, semudah inikah??… apakah operator sudah punya sistem seperti ini? Yang bisa mengecek setiap client yang telah mengirim pesan ke xx orang dengan content yang telah “terdaftar”, lantas memberinya “uang instan” 50.000?

Tapi ada juga loh pesan berantai yang menguntungkan. Contoh kasus sewaktu serangan zionis ke Gaza, banyak sekali pesan –pesan singkat yang mengutuk israel, dan minta didoakan palestina. Kalo yang ini saya pro, karena setiap kita memforward sms maka insya ALLAH akan bernilai pahala, karena kita mengingatkan saudara muslim yang lain. Tapi ada satu hal yang tetep saya nggak seneng dibalik sms berantai “doakan palestina” tersebut, yaitu “embel-embel” akan sial jika tidak memforwardnya. Ini jelas batil. Karena mendoakan dan memberitahu bukan hanya via sms, tapi juga hal yang lain. Sangat arogan mengatakan “yang nggak ngirim sms akan sial seumur hidup”… apakah anda mau menanggungnya?… mendoakan rakyat Palestina dan membantunya bisa dengan banyak cara. Mendoakan mereka sehabis sholat fardhu, menyisihkan uang untuk infaq, dan lain-lain.

***

Jika dipikir-pikir, siapakah yang kira-kira mengirimkan sms berantai ini?? Untuk sms bernada kesyirikan dan takhayul, mungkin orang yang iseng atau bisa jadi orang yang bener-bener percaya dan “memaksa” orang lain untuk mengikutinya. Untuk sms palestina, mungkin dari kalangan ikhwan yang ingin membantu palestina dengan caranya sendiri walaupun masih ada “kesalahannya”.

Tapi dari hasil rundingan saya dan temen-temen para penggila konspirasi (ini istilah saya sendiri), ini adalah “ulah” para operator untuk menaikkan pemasukannya. Masuk akal juga. Jika satu orang mengirim 15 sms = Rp 1500,- maka 100 orang = 100 x 15 = Rp 150.000,-. Dan jumlah pengguna telepon seluler di Indonesia ada puluhan juta orang. Berarti pemasukannya…. eits! Itu baru untuk sekali waktu. Bagaimana jika dia mengirimkan sms ke 30 orang (dengan harapan lulus 200%, untuk sms “mama lauren”)?? Wah… ternyata banyak banget ya… terlebih lagi dalam masa-masa menjelang UN dan pemilu ini. Banyak tersiar kabar kabur. Pesan berantai. Bisa saja pulsa kita sedang “diperas” oleh operator demi mengenyangkan sang atasan. Anda percaya? Orang-orang penggila konspirasi percaya!!

2 pemikiran pada “Dibalik merebaknya pesan berantai via SMS

  1. nih aku nyumbang contoh ya

    kalo kamu lagi punya harapan dengan cinta, kirim sms ini ke semua nomor di kontak kamu, harapanmu akan terkabul dalam 24 jam, tapi jika sms ini terputus di kamu, maka kamu akan sial terus dalam cinta

    aku juga ga percaya,
    buktinya pacarku banyak……
    heheheheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s