LifE, WorlD

Atheisme : dari facebook sampai resolusi 2009

tampaknya tahun ini para atheis-er akan mulai mempropagandakan apa yang menurut mereka “peduli terhadap kebenaran”. mereka tengah bersiap-siap untuk “terbebas” dari segala macam ritual-ritual keagamaan yang menurut mereka harus “berlandaskan” logika dan empiris, tanpa harus mengikuti doktrin.

di indonesiapun, gaung para atheis ini mulai sedikit menggelora. dengan mengadopsi teknologi web 2.0 dan memanfaatkan berbagai fasilitas jaringan seperti internet, milis, blog, social network, mereka memulai dengan apa yang mereka sebut dengan “resolusi 2009”.

dengan milis, mereka membuat suatu komunitas yang beramai-ramai “menggugat” kekuasaan Tuhan. tengok saja milis yang dibuka seorang guru berinisial “XYZMan” di Sumetara pada 2004 yang mendiskusikan atheisme yang berhasil menarik banyak orang. Kelompok ini, kini memiliki lebih dari 350 member yang meragukan keberadaan Tuhan.

Aktivitas kelompok ini menarik perhatian seluruh dunia setelah kantor berita AFP mewancarinya dan menurunkan beritanya. Meskipun perdebatan di milis ini sangat seru, tapi XYZMan mengatakan pada AFP, dia tetap merahasiakan keyakinannya itu.

“Jika semua orang tahu aku seorang atheis, aku bisa kehilangan pekerjaan. Keluarga dan teman juga akan membenci,” katanya.

yang lebih menggigit lagi, Kelompok ini juga memiliki wiki Ateis Indonesia (Indonesian Atheist). Situs ini mirip Wikipedia, di mana user bisa berkontribusi secara kolektif dan mengedit konten. Artikel berisi berbagai macam, mulai dari perdebatan mengenai teori evolusi dengan agama dan testimonial orang yang beralih menjadi atheis.

“Wiki itu kumpulan dari pengetahuan, sesuatu yang kami harapkan dapat digunakan setiap kali mendiskusikan soal agama dan mendebatkan keberadaan sang pencipta,” kata Karnadi, seorang mahasiswa 25 tahun yang belajar di Jerman yang membuka proyek propaganda atheisme di Facebook.

Tujuan Karnadi, membuat website seperti itu adalah untuk mengumpulkan sesama pengikut atheis terutama warga yang ragu mengenai kepercayaannya.

well, sebenarnya, atheisme itu sendiri merupakan sebuah agama. adalah bohong jika mereka berkata “anda bebas melakukan sesuatu tanpa sebuah konsekwensi”. faktanya, mereka toh juga menyembah “tuhan”. tentu saja yang dimaksud tuhan disini adalah think tank mereka. yah, semacam karl marx atau nietczhe (bener ga tulisannya?). kitab suci nya yaitu buku-buku karangan karl marx, dimana intinya terletak pada perut. ritual mereka adalah obrolan-obrolan mereka di milis, setiap kontribusi mereka juga adalah sebuah “ritual keagamaan”. tujuannya? demi kemanusiaan (kemanusiaan mana yang dimaksud? >_<)

jadi tidaklah susah untuk berkata kalau sebenarnya atheisme itu sendiri adalah sebuah “agama sempalan” yang dibisikkan iblis kepada orang-orang yang lemah akalnya. sebuah “agama tandingan” dari agama Samawi

silahkan cek situs ateis indonesia di http://ateisindonesia.wikidot.com/resolusi-2009

4 pemikiran pada “Atheisme : dari facebook sampai resolusi 2009

  1. Kebanyakan orang Indonesia tidak bisa membedakan antara ateis,komunis,agnostik,deis,humanis (semua tidak percaya adanya tuhan personal seperti dipercaya agama samawi). Pokoknya semua orang yg tidak memeluk agama tertentu dianggap rendah: ateis,tidak bermoral,kejam. Mereka tidak tahu bahwa sebagian besar orang-orang terbaik (dan berjasa bagi umat manusia lainnya) yang pernah hidup di dunia ini dapat digolongkan ateis.
    Justru karena mereka menggunakan akalnya, maka mereka tidak sanggup menganut suatu agama. Hanya orang2 yang lemah akal, tidak berani jujur pada diri sendiri, takut dan malas berpikir, serta kurang ilmu pengetahuan (alam dll) yang biasanya paling taat beragama…Karena itu sikap yang paling mudah.. tak perlu berpikir, cukup turuti tradisi ribuan tahun, dan rasanya aman dan menyenangkan, bukan?
    Ateis bukan agama karena tidak punya kitab suci atau tuhan. Bagi ateis, tidak ada satu pernyataan atau teori yg dianggap benar untuk selamanya (kitab suci harus dianggap benar selamanya sekalipun tidak sesuai realitas,contoh: kata kitab suci bumi itu datar).
    Tidak ada orang yang disembah seperti Tuhan. Karl Marx hanya tokoh komunis, Nietzsche hanya salah satu filsuf, tidak lebih. Banyak ateis tidak setuju dengan mereka dan sebagian besar ateis menganggap ajaran komunis salah. Dan banyak orang ateis jauh lebih rendah hati daripada orang beragama karena mereka menyadari manusia dan bumi hanyalah debu di alam semesta, sementara tidak ada pertolongan yg dapat diharapkan dari manapun (bandingkan dengan orang beragama: manusia dan bumi adalah pusat alam semesta, tujuan penciptaan Pencipta yg terus menerus memperhatikan keberadaan dan kesejahteraan manusia).
    Belajarlah dulu banyak2 sebelum komentar! Baca dulu yang banyak! Jangan baca buku agama aja, nanti ngga tahu apa2. Sebagian besar orang ateis memiliki pengetahuan agama yg sangat baik (mereka memperlakukan kitab suci seperti buku pelajaran yg harus diteliti dan dikritisi serta dibesarkan oleh orang tua yg beragama), sebaliknya, orang beragama tidak pernah meneliti kitab sucinya (karena percaya saja, toh pasti benar) dan alergi mempelajari hal2 apapun yg tidak sesuai dengan ajaran agamanya, sehingga kekurangan pengetahuan.
    Kalau ingin tahu apa itu atheisme dan orang2 ateis terbaik lihat di: http://www.positiveatheism.org
    Selamat belajar!

  2. anda tidak mengerti…. mengikuti pikiran2 dan ajaran2 marx adalah SAMA dengan anda menyembahnya…dan itulah salah satu bukti keimanan anda terhadapnya…huuhh

  3. Apa arti Tuhan.
    Apa arti Agama.
    Mungkin setelah kita mengetahuinya, maka kita bisa mengukur apakah kita berTUHAN atau Tidak. (Terserah apa nama Tuhannya jika berTUHAN)
    BerAGAMA atau tidak. (juga apapun nama Agamanya bisa apa saja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s