InterneT, LifE

Friendster, riwayatmu (melihat friendster melalui kacamata orang biasa)

Saya pertama kali mengenal social networking ini melalui mirc. waktu itu, sekitar tahun 2005 saya baru kenal yang namanya mirc. Maklum, sebagai orang yang cukup udik saya Cuma bisa browsing-browsing gambar via google dan cek email. Begitu saya tahu ada layanan kayak mirc, saya langsung pantang-pantangin agar bisa menguasainya. Dan sesuai tebakan anda, akhirnya saya menguasainya walaupun tidak semua. Senang rasanya, apalagi bertemu dengan teman-teman seumuran di kanal DALnet. Dan dari sinilah saya mengenal friendster.

Saya masih ingat, waktu itu saya chat dengan seorang cewek. Setelah basa-basi nanya asl, trus dia malah nanya “ada fs?”
Karena saya orang yang udik dan kurang gaul, jadi saya jawab aja sekenanya “hmm.. belom sign up”.
“kenapa ga sign up?” tulis tu cewek
“saya nggak tahu caranya, kasi tahu dong” tulis saya dengan agak-agak bego’
Lantas dia memberitahukan caranya, sampe cara mengupload foto dan lain sebagainya. Bagi saya orang yang cukup udik, ternyata hal ini sungguh menyenangkan. Karena dari sini, kita bisa dapet temen baru….

Profile friendster saya dulu begitu jadul (ya iya lah). Saya pake foto jems bond trus tanpa kostumisasi halaman, tanpa HTML, java (dulu fs bisa pake java). Tapi, karena saya dulu kerjanya mondar-mandir ke warnet (pake sepeda) jadi temen saya lumayan banyak… yah, namanya juga anak mudha.

Dulu, friendster masih banyak fitur-fiturnya. Gak kayak sekarang, yang halamannya makin dibatasi aja ruang kreatifitas kita. Misalnya, dulu friendster memperbolehkan pemakaian script html yang kompleks dan script java. Saya sering ketemu dengan teman-teman yang profilenya keren abeees. Profile dengan java game, efek salju, wallpaper, merlin dateng seperti di office, dll. Sayangnya dulu saya belum tahu java. Html pun saya tahu beberapa tag yang tidak begitu bagus.

Kalau saja dulu saya udah tahu script java, udah saya pasang deh script adsense di fs . Trus juga dulu fs adalah target yang paling tepat untuk melakukan pekerjaan yang relatif kotor, hacking. Karena dulu testimonialnya (dulu testimonial, sekarang comment) memperbolehkan memakai script java, jadi para hacker-hacker bisa leluasa mengeksploitasi celah ini. Profile anda bisa dialihkan ke halaman yang mereka kehendaki dan bahkan ke halaman login palsu, memakai flash atau script sederhana lainnya. Yang paling parah ialah jika kita approve tu testimonial, setiap kita lihat profile kita maka akan diredirect ke halaman lain yang diinginkan oleh hacker (dengan kata lain profile anda absolute tidak bisa diakses). untuk menanggulanginya kita jangan sembarangan terima testi n matikan beberapa variabel di browser kita, misalnya java dan activex control.

Saya dulu pernah mencobanya karena iseng-iseng suntuk boring membosankan. Waktu itu saya coba aja tu script di profile temen sekelas saya. Eehh, malah berjalan dan ternyata teman saya malah marah-marah. Yaa, semenjak itu dan beberapa hari kedepan (mungkin karena banyaknya komplain) akhirnya tag java di fs untuk testimonial di hapuskan.

Seperti reaksi berantai, penghapusan java di testimonial juga diikuti oleh penghapusan java di profile. Yah, jadi nggak bisa berkreasi deh. Padahal saya udah bisa dikit-dikit java n punya buanyak koleksi game java (bukan game hp loh).

Akhirnya saya bosen juga nge-fs. Membosankan kawan, seharian chat n tukeran fs tanpa pandang bulu. Dahulu, memiliki banyak teman dan banyak testimonial (sepertinya) adalah impian setiap fs maniak. Dengan tidak beruntungnya saya pun tertular stigma ini. Tapi lama-kelamaan saya kembali juga ke sifat asli saya, cepat bosan. Akhirnya saya agak menelantarkan fs saya karena ternyata nilai persahabatan hanya diukur dari seberapa sering kita menerima testimonial dan sering dilihat. Yang paling menyebalkan lagi ialah user dengan tampang ganteng atau cantik yang me-reject user lain yang ingin jadi temannya. Dasar sok! Seakan-akan hanya orang dengan kualifikasi seperti dia yang pantas menjadi temannya. Saya nggak suka dengan situasi ini. Saya timbang-timbang keinginan untuk melakukan hacking dengan pengalihan testi ke halaman login palsu dengan bantuan script maut (kalo nggak salah dari rekan-rekan x-code).  Tapi nggak jadi… saya terlalu takut, off course saya kan orang baik ^_^.

2 tahun berlalu. Saya udah mulai memahami struktur html dan java. Anehnya kenapa di sekolah saya sekarang justru sedang demam fs. Aneh, padahal sudah sekitar 2-3 tahun lalu saya kenal n sekarang udah mulai bosen. Tapi kenapa ni anak-anak pada demam sekarang ya? Saya bergumam sendiri “dasar gaptek!” (upps… just kidding fren). Pas ada temen yang nanya fs saya, saya langsung jawab “baru punya fs ya?” (dengan tampang berada diatas angin). “iyya”, temen saya bilang. “bosen ah, saya udah men fs sejak smp” kata saya. Dia bengong… trus bilang, “kan minimal umur harusnya 16-17 taoon!”. “bego’! ya nyuri umur donk!” kata saya dengan nada merendahkan, hihi…

Sebagai seorang dengan identitas yang palsu, saya selalu mengganti-ganti identitas. Dari SD sampe SMA saya selalu merubah tanda tangan saya, jelas karena saya orangnya cepat bosan. Trus nickname di dunia maya juga saya rubah-rubah. SIM C saya semuanya palsu kecuali nama (karena saya nyuri umur n ga punya kartu domisili). Dan sampai sekarang saya belum punya KTP (males buat) padahal saya udah 17. saya kan bukan orang mainstream, bung!

Anehnya wabah fs yang terjangkit di sekolah agaknya telah merasuki saya juga. Karena terlalu sering denger-denger fs,fs,fs. Anak-anak cewek dengan pedenya menulis emailnya di papan tulis dan ada tulisan “add yach”. Ada juga yang bangga punya fs tapi ga pernah cek email, otomatis kayaknya dia belum pernah konfirmasi ke fs. Ada yang punya fs tapi emailnya lucu. Perkiraan saya, dia buat sendiri emailnya dengan cara seenak perut. Masa’ si alamat emailnya xxxxx@sya.ya. Aneh kan? Banyak deh contoh-contoh yang lain.

Demam fs yang menyerbu hebat ternyata tidak dibarengi dengan pengetahuan yang cukup tentang internet. Buktinya sekarang saya sering denger kalo di warnet orang sedang duduk berdua, ato bertiga, bicara fs, fs, fs. Sampe ribut-ribut. Ternyata saking penasaran dan mau buat fs, mereka sudi merobek ulat malunya. Kebiasaan jelek lainnya adalah ketika sudah dibuatkan susah payah, eh malah lupa passwordnya!. Ini yang paling saya nggak suka. Sampe berkali-kali dibuatkan eh lupa password. Yang paling parah adalah ketika sudah dibuatkan eh malah lupa tulisan friendster itu kayak gimana??!!

Ada juga yang faktanya jago bahasa inggris tapi ketika mau buka fs harus ditemani (takut salah). Padahal kan fs nya bahasa inggris. Trus juga ada yang menggunakan jasa seseorang (dibayar) untuk mempercantik profile nya. Saya mengetahui ini karena saya juga pernah diminta untuk begitu. Tapi nggak jadi karena kita terbentur masalah tag.

Sekarang saya buat lagi fs yang baru. Yang lama tetap saya pelihara. Karena yang baru ini saya mau eksplorasi tag html apa yang masih hidup di fs. Saya mencoba tag blink dan marquee. Ternyata berhasil. Tapi beberapa hari (atau minggu) kemudian pas saya mau coba tag iframe, ternyata maquee dan blinknya tidak jalan. Saya coba di warnet lain juga begitu. Sialan ni fs! Apa sih maunya?!

Ternyata tag-tag html dan java di fs yang bisa digunakan untuk mempercantik tampilan itu sudah digantikan tugasnya oleh application. Memang banyak sih jenisnya, tapi saya nggak suka pake. Sekarang html yang masih hidup di fs hanya tag tag jelek seperti bold, italic, underline, strikethrough, font face, div, a (untuk masukin gambar n link), dan sebangsanya.

Saran saya jika anda suka cari teman tanpa peduli profile anda bagus ato standar, gunakan friendster. Jika anda mau nyari teman sekaligus nyari uang, gunakan yuwie. Jika anda lebih suka utak atik html, gunakan perfspoot karena untuk membuat profile di perfspoot menggunakan ajax. Saya udah coba pake tag blink, ternyata berjalan (tapi tidak pada browser tertentu). Kalo mau coba yang lain, silahkan sign up di myspace, ACS, kapanlagi, dll… tapi saya ragu komunitasnya sebesar fs. of kours, fs adalah social networking terbesar, berkat orang indonesia yang pelupa dan punya lebih dari satu account fs…

Untuk yang merasa terpojok, saya minta maaf…

2 pemikiran pada “Friendster, riwayatmu (melihat friendster melalui kacamata orang biasa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s