Matahari turun, mulai…

Biasanya pulang dari masjid kalau tidak ada yang bisa dikerjakan aku jadi bobe (boring berat). Kebetulan sekali kedua orang tuaku sedang keluar kota, jadi sendiri ini makin menjadi-jadi. Untung saja aku telah menebus HP kakaknya piko (N80) yang uangnya kudapat dari hasil menjual hp cina yang gak jelas asal-usulnya (dikasi soalnya). Mantap, dengan kamera 3MP aku bersiap-siap untuk menangkap apapun yang terlihat menggelitik otak kananku. Masalahnya… mau kemana sekarang? Mau ke kota tua ampenan? Tidak, terlalu pagi. Masih banyak orang berlalu-lalang. Ke genteng? Bulan purnama bersinar terang malam ini. Tapi aku sedang tidak berminat untuk memotretnya. Ke taman kota? Ngapain? Latihan PK? Nggak deh. Kayaknya malam ini aku akan mengambil sesuatu dari kamarku saja.

Jadi kuambil syal harry potter kakakku yang didapatnya dari bonus sebuah majalah. Kugantung kekusen pintu lantas kusuruh adikku titot untuk memotretku dari bawah. Dan ini adalah… kemungkinan foto diriku kalau aku bunuh diri ;) (mudah-mudahan tidak seperti ini. Aku anti bunuh diri)


Begitulah, kalau malam keadaan sepi tak tertandingi (ueee’!), memang otak lagi dipenuhi pikiran konyol dan outstanding. Mati gaya… jadi, lebih baik kalau kamu mengalami hal sepertiku tadi, ambil kameramu dan berfoto sekonyol-konyolnya (tapi jangan foto bunuh diri, kan itu bagianku!).

3 comments on “Matahari turun, mulai…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s